Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun di Tengah Kebuntuan AS-Iran

News
19 August 2026 05:40

Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Bloomberg)

Rong Wei Neo - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak naik selama empat hari berturut-turut seiring belum adanya tanda-tanda kemajuan menuju penyelesaian perang AS-Iran setelah hampir enam bulan konflik berlangsung.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik ke atas US$85 per barel setelah menguat 4,5% selama tiga sesi sebelumnya, sementara Brent ditutup di atas US$91. Presiden AS Donald Trump pada Selasa (18/8) menegaskan bahwa saat ini tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Teheran.


Konfrontasi tersebut membuat status Selat Hormuz berada dalam ketidakpastian seiring Teheran dan Washington berbeda pandangan tentang bagaimana jalur tersebut harus dikelola. Dampaknya, arus lalu lintas kapal menjadi sangat minim di jalur perairan yang menghubungkan para produsen Teluk Persia ke pasar global tersebut.

Di Amerika Serikat, muncul sinyal-sinyal baru mengenai penurunan stok minyak. American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan tipis pada cadangan minyak mentah nasional, termasuk di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma. Stok bahan bakar distilat—kategori yang mencakup diesel—juga diperkirakan menurun. Data resmi dari pemerintah dijadwalkan rilis pada Rabu malam.