IHSG ditutup di zona merah dengan melemah 1,85% di posisi 6.599 pada Senin (18/5/2026). Indeks sempat mencatatkan pelemahan hingga nyaris 5% pada perdagangan siang tadi.
Posisi terendah IHSG sepanjang hari menyentuh 6.398 sedang tertingginya terbatas di 6.631. Volume perdagangan melibatkan 32,02 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp20,71 triliun, dan frekuensi 2,57 juta kali diperjualbelikan.
Tercatat ada pelemahan di 616 saham, dan sebanyak 125 saham terjadi penguatan. Sisanya 79 saham stagnan.
Saham–saham transportasi, saham barang baku, dan saham perindustrian menjadi pemberat pelemahan IHSG, dengan melemah mencapai 6,19%, 5,17% dan 3,24%.
Jeffrey mengimbau investor untuk tetap memperhatikan fundamental dan tidak bereaksi berlebihan terhadap dinamika pasar yang terjadi.
“kondisi pasar sangat dinamis dan ketidakpastiannya masih cukup tinggi,” ujar Jeffrey.
(cpa/naw)



























