Logo Bloomberg Technoz

Namun, pernyataan resmi pemerintah China menyebut pertemuan itu tidak membahas isu energi sebagai topik pembahasan, meski mengonfirmasi bahwa Timur Tengah turut dibahas. 

Kala perhatian pelaku pasar global tertuju pada pertemuan penting dua kekuatan ekonomi terbesar itu, pasar domestik masih digelayuti sentimen defisit fiskal.

Sampai pertengahan kuartal II-2026, belum terlihat sinyal penyesuaian belanja atau langkah konsolidasi fiskal yang cukup kuat untuk meredam kekhawatiran pasar. 

Penundaan kebijakan peningkatan royalti tambang justru makin memperkuat persepsi bahwa pemerintah sedang menghadapi tekanan dalam mengamankan sumber penerimaan baru. 

Pasar offshore kerap jadi cerminan ekspektasi investor global terhadap risiko Indonesia, terutama ketika pasar domestik belum dibuka. 

Dalam konteks saat ini, saat harga minyak masih bertahan tinggi, dolar AS pun juga kembali menguat, serta adanya ketidakpastian fiskal domestik, pergerakan rupiah jadi akan semakin terbatas lantaran tekanan berlapis itu. 

Indonesia sebagai negara net importir minyak menghadapi risiko pelebaran defisit transaksi berjalan ketika harga energi bertahan tinggi, di tengah sempitnya ruang fiskal. 

Di sisi lain, turunnya bobot Indeks MSCI Emerging Markets  di pasar saham domestik menambah sentimen negatif.

Sentimen ini juga diperkuat dengan kabar dari FTSE Russell yang kembali melakukan pembaruan saham-saham di Indonesia untuk indeks bulan depan (Juni 2026), dengan mencoret daftar saham yang memiliki data kepemilikan saham di atas 1% alias High Shareholding Concentration (HSC). 

Faktor eksternal memang dapat memperburuk keadaan, tetapi sentimen domestik tetap jadi penentu arah kepercayaan investor. 

Selama pasar memiliki keraguan terhadap disiplin fiskal, konsistensi data ekonomi, dan arah kebijakan pemerintah, rupiah rasanya akan sulit keluar dari tekanan, meski Bank Indonesia terus hadir menjaga stabilitas di pasar spot dan NDF. 

Sebagai catatan, rupiah spot telah melemah 4,44% sejak awal tahun 2026 hingga pertengahan kuartal kedua. Pada perdagangan terakhir pekan ini pada Rabu (13/5/2026), rupiah spot ditutup di level Rp17.465/US$. 

(dsp/aji)

No more pages