MSCI Global Micro Cap Indexes
Addition: 0
Deleted: 0
Sehingga, total ada 18 saham konstituen dari bursa saham Indonesia yang terdepak dari seluruh kategori indeks MSCI. Hasil rebalancing akan berlaku efektif pada 29 Mei 2026
MSCI akan melakukan review periode berikutnya pada 12 Agustus 2026. Hasil review periode ini akan berlaku pada 1 September 2026.
Potensi Outflow
Analis CGS International Hadi Soegiarto dalam risetnya memperkirakan, arus dana keluar atau outflow dari pasar saham Indonesia diperkirakan mencapai US$1,8 miliar atau setara sekitar Rp31,5 triliun imbas dikeluarkannya sejumlah saham Indonesia dari kategori MSCI Global Standard Indexes.
“Berdasarkan pola historis rebalancing, kami memperkirakan arus keluar dana sebesar US$1,8 miliar akan terjadi mendekati penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026,” kata Analis CGS International, Hadi Soegiarto dalam risetnya, dikutip Selasa (12/5/2026).
Meskipun jumlahnya besar, Hadi menyebut bahwa volatilitas harga saham pada hari rebalancing biasanya terbatas. Hal itu dikarenakan investor telah mengantisipasi arus keluar dana pasif melalui aksi jual lebih awal atau pre-emptive selling, dan strategi berburu saham dengan harga murah atau bargain hunting.
Namun, hasil rebalancing tetap membuat bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets (EM) turun dari 0,68% menjadi 0,57%.
Citi memproyeksikan angka outflow yang tidak terlalu berbeda jauh. Perkiraannya, akan ada outflow sebesar US$1,6 miliar atau setara sekitar Rp28 triliun pasca pengumuman rebalancing indeks oleh MSCI.
Citi menyebut, arus keluar dana dari pasar domestik dipicu oleh perkiraan keputusan MSCI yang akan mengeluarkan DSSA dan BREN dari indeks. Sementara dalam skenario terburuknya, arus keluar dana pasif dari Indonesia diproyeksi dapat mencapai hingga US$2 miliar.
(red)



























