Logo Bloomberg Technoz

Rupiah hingga MSCI, Kecil Kemungkinan IHSG Menguat Hari Ini

Cahya Puteri Abdi Rabbi
13 May 2026 08:30

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (13/5/2026). Pengumuman rebalancing MSCI disebut menjadi salah satu pemicu terkoreksinya indeks hari ini.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 18 saham Indonesia dikeluarkan dari indeks, dengan rincian enam saham terdepak dari jajaran MSCI Global Standard Index, dan 13 lainnya dikeluarkan dari kategori MSCI Small Cap Indexes.

Tak hanya itu, pelemahan Rupiah pada level terendah baru yakni Rp17.500/US$ juga menjadi faktor pendorong pelemahan indeks. Adapun, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level 6.700. 


“Perlu diwaspadai koreksi lanjutan karena pengumuman MSCI dan menjelang libur panjang,” kata Phintraco Sekuritas dalam risetnya pada Rabu (13/5/2026).

Phintraco Sekuritas menyampaikan bahwa rebalancing MSCI Mei 2026 cenderung di bawah ekspektasi pasar, karena jumlah saham Indonesia yang dikeluarkan lebih banyak dari perkiraan awal. Kondisi ini mencerminkan penurunan representasi saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes.