Sabang Jadi Fokus Aksi Konservasi Laut BRI 2026

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan kembali ditegaskan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui aksi nyata pelestarian ekosistem laut. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs).
BRI tidak hanya menjalankan program keberlanjutan melalui kebijakan perusahaan, tetapi juga melibatkan langsung para pekerjanya dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Salah satu bentuk nyata tersebut adalah aksi transplantasi terumbu karang di Sabang, Aceh.
Kegiatan ini dilaksanakan di perairan Gampong Iboih, Kota Sabang, pada awal Mei 2026. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki potensi ekowisata yang besar sekaligus membutuhkan upaya pemulihan ekosistem laut.
Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian Jambore Nasional yang diikuti oleh perwakilan pekerja BRI dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan komunitas penyelam internal BRI, yakni BRILiaN Dive Club.
Sebanyak 25 perwakilan dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka secara langsung melakukan transplantasi terumbu karang sebagai bentuk kontribusi terhadap pemulihan ekosistem bawah laut.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan lokal. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perangkat desa, tokoh masyarakat, serta komunitas nelayan setempat.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjadi salah satu pilar utama dalam strategi keberlanjutan BRI.
“Langkah konservasi seperti ini relevan dalam menjaga daya dukung lingkungan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Dhanny.
Pemilihan Sabang sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis. Wilayah ini memiliki peran penting dalam pengembangan ekowisata, terutama pascabencana yang pernah melanda Aceh.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Selain fokus pada rehabilitasi lingkungan, BRI juga memberikan perhatian pada aspek edukasi masyarakat. Literasi bahari dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
Dalam kesempatan yang sama, BRI menyerahkan bantuan berupa alat selam kepada masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan laut.
Upaya edukasi ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pelestarian lingkungan. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan berbasis komunitas.
Tak hanya itu, BRI juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat sekitar. Bantuan tersebut berupa paket sembako yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung.
Kegiatan sosial ini menunjukkan bahwa program keberlanjutan tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara aspek sosial dan lingkungan menjadi pendekatan utama.
BRI juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal. Kerja sama ini menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program.
Di sisi internal, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat. BRI mendorong keseimbangan antara kehidupan kerja dan kontribusi sosial melalui berbagai inisiatif.
Salah satunya adalah pengembangan komunitas internal seperti BRILiaN Dive Club. Komunitas ini menjadi wadah bagi pekerja untuk berkontribusi secara langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
Sejak didirikan pada 2013, komunitas ini telah berkembang pesat. Anggotanya kini mencapai lebih dari 150 pekerja yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
Selama lebih dari satu dekade, komunitas ini aktif melakukan berbagai kegiatan konservasi laut. Lokasi kegiatannya tersebar di berbagai daerah seperti Papua, Bali, hingga Kepulauan Seribu.
Kehadiran di Sabang menjadi bagian dari perluasan jangkauan kegiatan ke wilayah barat Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen BRI dalam menjaga ekosistem laut secara menyeluruh.
Melalui berbagai inisiatif ini, BRI berharap dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan. Keterlibatan pekerja dalam kegiatan sosial juga memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan perusahaan.
"Ke depan, BRI akan terus mendorong peran aktif komunitas internal sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang kolaboratif sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui berbagai inisiatif berbasis komunitas, BRI optimistis dapat terus menciptakan dampak yang berkelanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional," tutup Dhanny.
Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus memperluas program keberlanjutan yang berdampak langsung. Fokus tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran BRI sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada pembangunan berkelanjutan.
































