Sementara itu, asuransi non komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian mencatatkan total aset sebesar Rp218,23 triliun. Angka tersebut mengalami kontraksi sebesar 0,92% yoy.
“Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per Maret 2026 tumbuh sebesar 10,49% yoy dengan nilai mencapai Rp1.684,89 triliun,” kata Ogi.
Adapun untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,71% yoy dengan nilai mencapai Rp408,82 triliun.
Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp1.276,07 triliun atau tumbuh sebesar 11,76 % yoy.
(ell)































