Dalam kesempatan itu, Wong mengakui adanya kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait potensi AI menggantikan pekerjaan manusia. Dirinya menilai kekhawatiran tersebut wajar, mengingat perubahan yang terjadi akan berlangsung lebih cepat dibandingkan gelombang teknologi sebelumnya.
Sebagai respons, pemerintah Singapura akan memperkuat program peningkatan keterampilan tenaga kerja, termasuk melalui penguatan inisiatif SkillsFuture dan restrukturisasi lembaga pelatihan tenaga kerja.
Langkah ini bertujuan memastikan pekerja dapat beradaptasi dengan kebutuhan industri baru yang semakin berbasis teknologi. Selain itu, Wong juga mengajak masyarakat untuk aktif mempelajari dan memanfaatkan AI, serta tidak terhambat oleh ketidakpastian.
Pemerintah akan menyediakan dukungan dan jalur pengembangan, namun keberhasilan adaptasi juga bergantung pada kesiapan individu dalam menghadapi perubahan. "AI ada di sini untuk tinggal. Jadi, rangkullah, pelajarilah, gunakanlah dan kuasailah.”
(bbn)






























