Logo Bloomberg Technoz

AI Mampu Meramal Seseorang yang Berisiko Terkena Kanker Pankreas

Redaksi
29 April 2026 11:25

Penelitian berbasis model AI yang mampu meramal apakah seseorang berisiko kanker pankreas. Dok: bloomberg
Penelitian berbasis model AI yang mampu meramal apakah seseorang berisiko kanker pankreas. Dok: bloomberg

Bloomberg, Sebuah sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat mendeteksi kanker pankreas jauh sebelum terlihat pada hasil pemindaian atau scan, sehingga membuka peluang untuk melacak salah satu jenis tumor paling mematikan ini cukup dini agar dapat diobati dengan sukses, menurut sebuah studi.

Model yang dikembangkan oleh para peneliti di Mayo Clinic dan para mitra kolaboratornya ini mengidentifikasi perubahan halus pada hasil CT scan rutin rata-rata sekitar 475 hari sebelum pasien didiagnosis, menurut studi yang diterbitkan pada hari Selasa di Jurnal Gut.

Kanker pankreas jarang terdeteksi sejak dini karena tumor biasanya tidak menimbulkan gejala dan sering kali tidak terlihat pada hasil pemindaian hingga penyakitnya sudah stadium lanjut. Lebih dari 85% kasus ditemukan pada tahap di mana pengobatan sebagian besar terbatas pada meredakan gejala, yang membantu menjelaskan mengapa tingkat kelangsungan hidup lima tahun secara global hanya sekitar 10%.


Temuan ini merujuk pada potensi pergeseran dalam cara kanker pankreas didiagnosis — dari merespons gejala pada tahap akhir penyakit menjadi mengidentifikasi pasien berisiko bertahun-tahun sebelumnya.

“Jendela waktu ini memiliki makna yang mendalam, karena pencapaian deteksi dini semacam itu akan secara substansial meningkatkan probabilitas kesembuhan dan memperbaiki tingkat kelangsungan hidup,” tulis para peneliti.