Prabowo Dikabarkan Mau ke Filipina, Amankan Kerja Sama Soal Nikel
Azura Yumna Ramadani Purnama
29 April 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) memberikan sinyal Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr bakal meneken kesepakatan di sektor pertambangan mineral, terutama soal nikel.
Sekretaris Umum APNI Meidy Katrin Lengkey menyatakan dirinya bakal segera menggelar rapat dengan otoritas terkait untuk mempersiapkan pertemuan tersebut. Namun, dia masih belum mengungkapkan kisi-kisi kesepakatan yang rencananya diteken Indonesia dan Filipina tersebut.
Meidy mengaku bakal memberikan pandangan asosiasi terkait dengan Harga Patokan Mineral (HPM) baru, prediksi setoran dari royalti dan perpajakan, dan sejumlah isu lainnya.
“Pekan depan ketika saya kembali ke Jakarta, kami akan pergi ke Filipina bersama Presiden untuk membuat kesepakatan lain di depan dua Presiden; Presiden Indonesia dan Presiden Filipina pada 7—8 Mei; bulan depan,” kata Meidy dalam webinar Shanghai Metals Market (SMM), Selasa (28/4/2026).
“Ya, mereka akan bertanya kepada saya tentang HPM baru, apa dampak besarnya, prediksi royalti dan pendapatan pajak hingga akhir tahun ini, khususnya dari nikel,” ucap Meidy.




























