AS-Iran Saling Serang Lagi, Chevron Cemas Nasib Transit di Hormuz
News
05 May 2026 08:40

Kevin Crowley, Romaine Bostick, dan Katie Greifeld - Bloomberg News
Bloomberg, Chevron Corp. prihatin tentang keselamatan pelayaran kapal melalui Selat Hormuz karena Amerika Serikat (AS) berupaya memulihkan transit melalui jalur air strategis Teluk Persia tersebut, kata CEO Mike Wirth.
AS dan Iran saling baku tembak di wilayah tersebut pada Senin (4/5/2026) ketika militer Amerika mulai mengawal kapal-kapal keluar dari selat tersebut.
Eskalasi yang dipicu oleh rencana Presiden AS Donald Trump untuk membuka kembali Hormuz tersebut mengancam akan menggagalkan gencatan senjata yang rapuh yang diumumkan bulan lalu.
“Saya telah berhubungan dengan orang-orang kami yang mengelola aset pengiriman kami di wilayah tersebut dan kami tetap prihatin tentang keamanan transit,” kata Wirth dalam sebuah wawancara Bloomberg TV di sela Konferensi Global Milken Institute.


























