Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan data kinerja APBN serta agenda konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang pada pekan lalu dibatalkan. Hal ini menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran pelaku pasar terkait keuangan negara menjadi sulit diakses oleh publik.
Di sisi lain, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi yang akan rilis pekan ini, seperti inflasi, capaian ekspor-impor, dan data pertumbuhan ekonomi.
Inflasi Indonesia diperkirakan melandai ke 3,26% secara tahunan dari 3,48%, masih dalam target Bank Indonesia (2,5%–3,5%).
Penurunan ini didorong efek basis, namun tekanan harga diperkirakan meningkat kembali mulai Mei akibat lonjakan harga energi global dan pelemahan rupiah.
Subsidi pemerintah setidaknya membantu meredam sebagian dampak dari kenaikan harga minyak tersebut, meski mungkin secara cadangan dan anggaran tak bisa bertahan lebih lama.
Sementara itu, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diperkirakan tumbuh 5,2% secara tahunan, melambat dari 5,39% pada kuartal sebelumnya.
Kondisi ini disebabkan oleh lemahnya konsumsi rumah tangga dan investasi, seiring kehati-hatian akibat perang Iran dan risiko kenaikan biaya hidup. Namun, subsidi pemerintah dan kenaikan harga komoditas membantu menopang ekonomi.
Berikut agenda sepekan yang dapat dicermati:
Senin, 4 Mei 2026
-
Indonesia: data inflasi, ekspor-impor, neraca perdagangan
-
India, Indonesia, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam: PMI
-
AS: pesanan pabrik
-
Australia: izin bangunan, inflasi Melbourne Institute
-
Zona Euro, Prancis, Jerman: PMI manufaktur
-
Presiden Fed New York John Williams menyampaikan pidato.
-
Pertemuan menteri keuangan Zona Euro di Brussel.
-
KTT European Political Community Summit di Armenia.
Selasa, 5 Mei 2026
-
Indonesia: PDB, lelang sukuk target indikatif Rp12 triliun
-
Filipina: data inflasi
-
AS: penjualan rumah baru, neraca perdagangan, lowongan kerja, ISM jasa
-
Australia: keputusan suku bunga
-
Hong Kong, Ukraina: PDB
-
HSBC Holdings merilis kinerja.
-
Bank sentral Australia (RBA) umumkan kebijakan moneter.
-
Pejabat European Central Bank termasuk Christine Lagarde dan Philip Lane berbicara di berbagai forum.
-
Pejabat Federal Reserve seperti Michelle Bowman dan Michael Barr tampil di acara publik.
Rabu, 6 Mei 2026
-
China: PMI jasa
-
Korea Selatan: data inflasi
-
Thailand: data inflasi
-
Selandia Baru: data pengangguran
-
Zona euro: PMI jasa, PPI
-
AS: tenaga kerja ADP
-
Departemen Keuangan AS mengumumkan pembiayaan utang kuartalan.
-
Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem dan Austan Goolsbee berbicara.
Kamis, 7 Mei 2026
-
China: cadangan devisa
-
Jepang: notulen rapat Bank of Japan
-
Filipina: PDB
-
Taiwan: data inflasi
-
Malaysia, Meksiko, Norwegia, Swedia: keputusan suku bunga
-
AS: belanja konstruksi, klaim pengangguran
-
Pertemuan menteri luar negeri ASEAN menjelang KTT.
-
Pidato pejabat bank sentral global termasuk Isabel Schnabel dan Andrew Bailey.
-
Pemilu lokal di Inggris.
Jumat, 8 Mei 2026
-
AS: nonfarm payrolls, tingkat pengangguran, sentimen konsumen
-
Jepang: data upah
-
Kanada, Chile, Kolombia, Jerman, Turki: berbagai data ekonomi
-
Laporan ketenagakerjaan AS untuk April, dengan proyeksi perlambatan dari 178.000 pada Maret dan tingkat pengangguran stabil.
-
Pidato pejabat Federal Reserve termasuk Christopher Waller dan Mary Daly.
-
Presiden European Central Bank Christine Lagarde berbicara di forum ekonomi.
-
ASEAN Summit resmi dimulai di Cebu hingga 9 Mei.
(dsp)


























