Sebagai bagian dari implementasi kebijakan, Roblox telah menerapkan sistem verifikasi usia berbasis wajah. Pengguna yang tidak melakukan verifikasi akan otomatis masuk ke akun dengan pembatasan ketat.
“Pengguna yang belum melakukan verifikasi ini akan otomatis dimasukkan ke akun Roblox Kids dan tidak memiliki akses ke fitur chat. Ini penting untuk membatasi komunikasi dan melindungi anak-anak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nicky menekankan adanya pembatasan komunikasi yang berbeda berdasarkan kelompok usia. Untuk Roblox Kids usia 5 sampai 12 tahun, tidak ada fitur chat sama sekali. Sementara Roblox Select usia 13 sampai 15 tahun, tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan orang asing.
Ia juga memastikan bahwa sistem akan berjalan otomatis tanpa membebani orang tua.
“Hanya orang tua yang dapat mengizinkan komunikasi dengan keluarga atau teman dekat,” katanya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah secara eksplisit mengatur perusahaan media sosial dan game online dalam memantau anak-anak mengakses fitur di platform tersebut.
Pembatasan akses media sosial berisiko tinggi hingga game online pada anak di bawah usia 16 tahun akan dilaksanakan mulai tanggal 28 Maret 2026.
Platform yang menerapkan tatak kelola sistem elektronik dalam upaya perlindungan anak dimulai dari Roblox, YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live.
(lav)




























