Imbas Harga Sulfur, Huayou Stop 50% Produksi Smelternya di IWIP
Azura Yumna Ramadani Purnama
29 April 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Zhejiang Huayou Cobalt Co. mengumumkan penyetopan sejumlah lini produksi di smelter nikelnya di Indonesia Wedabay Industrial Park (IWIP), yaitu PT Huafei Nickel Cobalt, mulai 1 Mei 2026.
Dalam pengumumannya di Shanghai Metals Market (SMM), Huayou menyatakan penyetopan sementara smelter nikel hidrometalurgi berbasis high pressure acid leach (HPAL) tersebut dilakukan gegara terdapat lonjakan harga sulfur.
Ketika sejumlah lini produksi smelter Huafei tidak beroperasi, Huayou bakal melakukan pemeliharaan terhadap lini produksi tersebut.
Lebih lanjut, SMM melaporkan bahwa selama periode pemelirahaan tersebut, diperkirakan sekitar 50% produksi dari Huafei Nickel Cobalt bakal terdampak.
“Huayou Cobalt mengumumkan bahwa akibat lonjakan tajam harga belerang—serta operasi dengan beban tinggi yang berkepanjangan sejak dimulainya operasi, di samping faktor-faktor lain, perusahaan memutuskan untuk menghentikan sementara produksi guna pemeliharaan pada beberapa lini produksi di Huafei Nickel & Cobalt mulai 1 Mei 2026,” tulis SMM dalam pengumuman yang dilansir Rabu (29/4/2026).






























