Kronologi Lengkap Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Dovana Hasiana
28 April 2026 17:09

Bloomberg Technoz, Jakarta - Insiden kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat menjadi perhatian di tingkat nasional. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto turut menyoroti insiden yang menimbulkan 14 korban jiwa tersebut.
Dalam hal ini, Kepala Negara mendorong investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan segera dituntaskan. Di sisi lain, Prabowo juga mendorong upaya perbaikan perlintasan sebidang kereta api yang diduga menjadi pemicu awal terjadinya tabrakan tersebut.
Bagaimana kronologi peristiwa ini?
Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika salah satu armada taksi listrik milik perusahaan asal Vietnam, Green SM, diduga mengalami mati mesin tepat saat mencoba melintasi perlintasan sebidang Ampera -- perlintasan yang tak memiliki pos penjagaan. Peristiwa mati mesin itu diduga terjadi saat rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi-Cikarang tengah melintas.
Akhirnya, terjadi temperan atau tabrakan antara KRL Bekasi-Cikarang dengan satu unit taksi listrik yang mogok di perlintasan sebidang JPL 85 pada Senin (27/04/2026) pukul 20.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.































