IHSG Turun 17%, OJK: Hal yang Tak Terhindarkan
Muhammad Fikri
27 April 2026 13:41

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui rangkaian reformasi dan peningkatan transparansi pasar modal memberikan tekanan dalam jangka pendek terhadap IHSG. Namun langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kredibilitas pasar dalam jangka panjang.
IHSG sudah kehilangan sekitar 1.572 poin atau setara 17,98% sejak awal tahun. Pergerakan indeks ini memang tak lepas dari efek geopolitik. Namun, jika ditelisik lebih lanjut, awal mula penurunan IHSG dimulai sejak keputusan MSCI untuk membekukan review untuk saham RI di awal tahun.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi mengatakan, peningkatan standar transparansi, termasuk publikasi indikator High Shareholder Concentration (HSC) dan perluasan klasifikasi investor, mendorong penyesuaian komposisi saham dalam indeks global.
“Dampak jangka pendek memang tidak bisa dihindari, bisa terjadi rekomposisi bobot maupun perubahan komposisi saham dalam indeks,” ujar Hasan, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, sejumlah saham yang berpotensi mengalami perubahan bobot atau bahkan dikeluarkan dari indeks telah lebih dulu direspons oleh pelaku pasar.






























