Logo Bloomberg Technoz

Kemudian, ke depan pengawasan akan turut diperketat, termasuk mendorong perusahaan penyelenggara magang untuk memiliki tanggung jawab dan komitmen yang lebih besar terhadap peserta.

"Ada sekian banyak perusahaan yang kita tegur, kemudian kita blacklist, adik-adik magangnya kita selamatkan, kita pindahkan, dan seterusnya. Tentu itu salah satu mekanisme," jelas Menaker Yassierli.

"Dan ke depan tentu kita akan buat mekanisme yang lebih ketat, dalam artian kita juga melihat bagaimana ke depan itu, perusahaan magang ini juga harus punya responsibility dan ownership," tegasnya. 

Fase Sertifikasi

Adapun meski program magang nasional batch 1 telah berakhir, Yassierli menuturkan, pihaknya tetap melanjutkan fase sertifikasi bagi para peserta selama 1 hingga 1,5 bulan. "Besok kita umumkan kepada para peserta magang, apa skema-skema sertifikasi yang mereka bisa ambil, ada di mana saja," jelas Menaker Yassierli.

"Ada yang kita juga berikan kepada mereka penyiapan untuk mendapatkan sertifikasi. Jadi tidak selesai batch 1-nya, kemudian selesai, kemudian mereka bubar, tapi kami di Kemenaker kita mengawal sertifikasi selama 1-2 bulan ini ke depan," ucap dia. 

Menaker Yassierli menjelaskan bahwa sebagian peserta sudah terserap ke dunia kerja, sementara lainnya masih dalam proses mencari pekerjaan. Pada saat yang sama, pemerintah juga menyiapkan skema sertifikasi berbasis Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja.

Sebagaimana diketahui, program magang nasional pada 2025 berhasil mencapai target 100 ribu peserta seperti titah Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut diikuti lebih dari 5 ribu perusahaan di seluruh Indonesia. Total perusahaan penyelenggara mencapai 5.168 yang terbagi ke dalam empat batch. Jumlah posisi magang yang disediakan perusahaan mencapai 15.045.

Pada batch I terdapat 998 perusahaan penyelenggara dengan periode kerja 20 Oktober 2025–19 April 2026. Batch IB mencakup 187 perusahaan dengan periode kerja 24 Oktober 2025–23 April 2026.

Batch II tercatat 4.015 perusahaan untuk periode kerja selama 24 November 2025–23 Mei 2026 dan batch III mencakup 2.381 perusahaan untuk periode kerja 16 Desember 2025–15 Juni 2026.

Adapun 100 ribu peserta magang tersebut juga mendapatkan penawaran pelatihan massal secara online dalam bentuk soft skill program yang bersifat opsional dan diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan.

(prc/wep)

No more pages