Dia juga mengakui kenaikan harga energi global, termasuk BBM non-subsidi berpotensi menekan harga-harga melalui jalur distribusi dan biaya produksi. Oleh karena itu, BI telah menyiapkan langkah antisipatif melalui 46 kantor perwakilan di seluruh Indonesia.
Selain itu, BI juga mengantisipasi risiko El Nino yang dapat memicu kemarau panjang dan mengganggu pasokan pangan. Untuk itu, penguatan kerja sama antar daerah, operasi pasar murah, serta kelancaran distribusi terus didorong guna menjaga stabilitas harga.
"Ini untuk memastikan kecukupan pasokan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga pangan di berbagai daerah," tutur Ricky.
(mfd/ell)
No more pages





























