Para trader sejak awal pekan ini diselimuti optimisme atas usaha baru pemerintahan federal Amerika Serikat untuk kembali membuka dialog perdamaian dengan Iran. Presiden Donald Trump mengeklaim Iran telah membuka diri berdialog meski pada saat bersamaan militer AS sudah menjalankan misi blokade Selat Hormuz.
Pasar juga menyorot data baru dari AS, yaitu indeks harga produsen (PPI) yang ada di kisaran 4% pada periode Maret 2026, lebih rendah dari proyeksi pada kisaran 4,6%. Indeks produsen inti masih stabil di 3,8%.
Aktivitas di pasar spot mengalami pertumbuhan 18% sepanjang pekan terakhir, mengutip data yang dirangkum oleh K33 Research, sehingga sejumlah analis melihat ini sebagai sinyal pemulihan moderat.
Kabar lain yang jadi perhatian pelaku pasar adalah pengajuan ETF Goldman Sachs Bitcoin Premium Income, menyusul pekan sebelumnya ETF milik Morgan Stanley juga rili. Ini menjadi upaya terbaru sebuah bank besar asal AS mendukung instrumen perdagangan di pasar modal berlandaskan aset kripto BTC.
“Ini kabar besar dimana Bank Wall Street lain yang mengajukan permohonan untuk meluncurkan ETF Bitcoin — walau berbentuk covered-call yang akan memegang ETF spot lainnya — merupakan isyarat dari penerimaan yang semakin luas terhadap Bitcoin sebagai aset global dan kripto secara lebih luas oleh Wall Street,” terang Bloomberg Intelligence, James Seyffart.
Meski ada koreksi terbatas dan belum kembali ke jalur kinerja positif secara year to date (ytd), namun dibandingkan pekan sebelumnya perdagangan masih mencatatkan bullish 3,2%, menurut data CoinGecko.
Indeks Crypto Fear & Greed Bitcoin ada di level moderat dengan skor 52 dari 100. Parameter ini kerap dipakai untuk mengukur sentimen pasar aset kripto. Angka terbaik adalah 100, mencerminkan optimisme dan terburuk 0 berarti pesimis.
Damien Loh, kepala investasi di Ericsenz Capital sebelumnya mengatakan bahwa klaim Trump tetap dipandang sebagai prospek positif. “Trump secara efektif memperpanjang tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan dan bahwa ia dilaporkan sedang mencari putaran pembicaraan lainnya.”
(mef/wep)































