Rusia Niat Investasi Storage Minyak di RI, Beda dari Kilang Tuban
Azura Yumna Ramadani Purnama
15 April 2026 16:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Rusia berminat berinvestasi dalam pembangunan storage atau tangki penyimpanan minyak di Indonesia, terpisah dari rencana pembangunan Grass Root Refinery (GRR) Tuban.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyatakan hingga saat ini Indonesia masih belum membahas kelanjutan rencana investasi raksasa migas Rusia, PJSC Rosneft Oil Company, di proyek Kilang Tuban.
“[Rencana pembangunan storage minyak] terpisah, terpisah. Jadi tidak ada, belum ada hubungan, kita enggak belum mengaitkan sama kilang Tuban ya. Kilang Tuban kan masih proses,” kata Laode kepada awak media, di Kompleks DPR RI, Rabu (15/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Laode juga menyampaikan tim Ditjen Migas masih berada di Rusia untuk menyiapkan teknis kerja sama pengadaan minyak mentah atau crude, bahan bakar minyak (BBM), dan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) dari Rusia.
Akan tetapi, dia menegaskan kedua negara belum memutuskan skema pengadaan dan volume impor yang bakal dilakukan. Selain itu, Laode menegaskan kerja sama bakal dilakukan untuk jangka waktu panjang.






























