Selain itu terdapat penguatan likuiditas domestik, yang didukung oleh komitmen fiskal menjaga defisit di bawah 3% PDB melalui reformasi subsidi dan realokasi anggaran yang lebih produktif.
“Kami akan terus memastikan bauran kebijakan yang konsisten dan responsif untuk menjaga stabilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global," ujar Perry dalam siaran pers, Selasa (14/4/2026).
Dalam rangkaian IMF Spring Meeting 2026, diskusi juga menyoroti makin kompleksnya lingkungan global yang ditandai oleh fragmentasi, meningkatnya ketegangan geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan.
Guncangan global disebut makin sering terjadi dan sulit diprediksi sehingga meningkatkan risiko tekanan terhadap perekonomian global.
Menanggapi hal tersebut, Perry menegaskan bahwa bauran kebijakan yang kredibel, fleksibel, dan terkoordinasi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan di tengah ketidakpastian global.
Perry juga mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, ditopang pertumbuhan yang kuat dan inflasi yang terkendali, serta sinergi erat kebijakan moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
Ke depan, BI akan memperkuat komunikasi kebijakan dengan investor global guna memastikan persepsi pasar tetap terkelola di tengah dinamika global.
(mfd/naw)





























