“Dengan kondisi tersebut, IHSG pekan ini berpeluang menguat dengan support di 7.300–7.400 dan resistance di 7.585–7.700,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah EMTK, BUVA, dan GTSI.
Melansir Phintraco Sekuritas, data penjualan ritel Indonesia tumbuh 6,5% year–on–year/yoy pada Februari 2026 dari 5,7% yoy pada Januari 2026, serta lebih tinggi dari estimasi yang sebesar 5,9% yoy.
Pertumbuhan ini merupakan yang tercepat sejak Maret 2024, yang didorong oleh kenaikan belanja masyarakat di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
“Secara teknikal, indikator MACD berlanjut membentuk histogram positif, namun Stochastic RSI berada di area overbought. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.500, diperkirakan berpotensi menguji level 7.600,” mengutip paparan Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham CUAN, RATU, NICL, ANTM, dan LSIP.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya Bursa Wall Street seiring adanya harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran pasca pertemuan gagal diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Di sisi lain terkenannya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.410–7.320 dan resistance 7.590–7.680,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi saham MEDC, ENRG, AKRA, EMTK, AADI, dan DSNG.
Panin memproyeksikan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini, didorong oleh tensi geopolitik masih tinggi namun relatif terkendali, turunnya yield obligasi AS yang turun mengindikasikan berkurangnya premi risiko, serta dana asing yang mulai masuk ke pasar.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah INDY, SRTG, dan DSNG.
(fad)




























