"Kalau yang kemarin dari para teman-teman aparat penegak hukum, ya saya nggak mau ikut campur lagi lah. Kalau dia butuh apa, kita kasih," tutur dia.
"Kita sebenarnya sudah punya sistem, cuma memang sedang kita perbaiki dari waktu ke waktu. Kita update terus, sehingga harapannya tidak hanya masalah akuntabilitas dan integritas, tetapi juga manfaat untuk masyarakat."
Adapun, penggeladahan tersebut menyasar kepada Ditjen Sumber Daya Air (SDA) dan Ditjen Cipta Karya, termasuk ruang kerja pada pimpinan Dirjennya.
Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan guna memperoleh serta mengamankan alat bukti. Dari kegiatan tersebut, penyidik mengamankan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan proses penyidikan, antara lain berupa dokumen-dokumen dan perangkat elektronik.
"(penggeledahan) terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa item kegiatan Tahun Anggaran 2023–2024," tulis Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dalam keterangannya.
(ibn)
































