Logo Bloomberg Technoz

Namun,serangan antara Iran dan Israel masih terus berlanjut. Selat Hormuz pun tetap tertutup secara efektif sejak pengumuman tersebut. Teheran berargumen bahwa serangan Israel terhadap milisi Hizbullah di Lebanon merupakan pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Situasi ini memunculkan pertanyaan apakah permintaan terbaru AS akan mendorong anggota koalisi Hormuz untuk segera menyusun rencana, serta apakah tenggat waktu beberapa hari yang ditetapkan Washington realistis.

Minimnya bantuan dari anggota NATO dalam konflik Iran telah memicu ketegangan antara Trump dan para sekutu dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah negara anggota menolak mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer mereka untuk menyerang Iran dan menolak permintaan presiden AS untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz selama pertempuran masih berlangsung.

Setelah pertemuan dengan Rutte pada Rabu, Trump menulis di media sosial bahwa “NATO TIDAK ADA SAAT KAMI MEMBUTUHKAN MEREKA, DAN MEREKA TIDAK AKAN ADA JIKA KAMI MEMBUTUHKAN LAGI.”

Sering dijuluki sebagai “Trump Whisperer”, Rutte kerap ditugaskan meredakan ketegangan antara Washington dan aliansi militer tersebut pada masa krisis, termasuk ketika Trump mendesak negara anggota meningkatkan belanja pertahanan serta awal tahun ini saat ia mengancam akan mengambil alih wilayah Greenland milik Denmark.

Namun, perang Iran dinilai menjadi ujian terbesar bagi Rutte sejauh ini. Trump telah lama mengkritik NATO, mempertanyakan relevansinya dan kesediaan negara-negara anggota menanggung biaya keamanan kolektif. Dalam beberapa pekan terakhir, ia menunjukkan sikap yang semakin keras terhadap aliansi tersebut, bahkan menyebut negara anggota sebagai “pengecut” dan NATO sebagai “macan kertas.”

Dalam wawancara terbaru dengan The Telegraph, Trump mengatakan ia mempertimbangkan untuk menarik AS sepenuhnya dari NATO. Dalam konferensi pers pada Senin, ia juga kembali mengungkit keluhannya terkait Greenland yang diinginkan AS, mengisyaratkan bahwa perselisihan tersebut belum mereda.

Pejabat pemerintahan Trump, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Duta Besar AS untuk NATO Matthew Whitaker, mengatakan negara anggota harus berbuat lebih banyak untuk menunjukkan nilai mereka bagi Amerika Serikat, mengindikasikan Washington dapat meninjau kembali hubungan tersebut.

Rutte juga bertemu Rubio pada Rabu, dan keduanya membahas Iran, upaya mengakhiri perang Rusia di Ukraina, serta “peningkatan koordinasi dan pembagian beban dengan sekutu NATO,” menurut Departemen Luar Negeri AS.

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan memimpin delegasi Amerika Serikat ke Islamabad untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Iran pada Sabtu.

(bbn)

No more pages