AS-Iran Deal, Bahlil Harap Tanker Pertamina Segera Lewati Hormuz
Azura Yumna Ramadani Purnama
08 April 2026 20:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berharap kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) dapat segera melewati Selat Hormuz dengan aman, usai ada gencatan senjata yang disepakati Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Bahlil memastikan proses negosiasi yang dilakukan pemerintah dengan otoritas Iran masih terus dilakukan dan diharapkan dapat segera rampung.
"Lagi dilakukan komunikasi yang intens terkait dengan dua kapal itu, insya Allah do'ain bisa cepat. Dengan redanya, ada jeda 2 minggu daripada eskalasi di Timur Tengah, mudah-mudahan bisa cepat selesai," kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (8/4/2026).
Bahlil menjelaskan minyak mentah yang diimpor dari Timur Tengah tercatat sebesar 20–25% dari total impor minyak mentah.
Dia mengklaim Indonesia telah mengalihkan impor minyak mentah yang dilakukan dari kawasan tersebut ke Angola, Afrika, Nigeria, Amerika Serikat (AS), serta beberapa negara lain.


























