Rugi PTPP Bengkak 344%, Terbebani Impairment Rp7,35 T
Muhammad Fikri
03 April 2026 20:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT PP (Persero) Tbk mencatatkan rugi bersih sebesar Rp6,75 triliun sepanjang 2025, membengkak signifikan sebesar 344% dibandingkan rugi Rp1,52 triliun pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, dikutip Jumat (3/4/2026), pendapatan perseroan juga turun 18% menjadi Rp16,27 triliun dari Rp19,81 triliun pada 2024, mencerminkan tekanan pada lini konstruksi di tengah perlambatan proyek dan eksekusi.
Kinerja emiten konstruksi pelat merah ini terutama terpukul oleh lonjakan kerugian penurunan nilai (impairment) yang mencapai Rp7,35 triliun, melonjak tajam dari hanya Rp356,26 miliar pada tahun sebelumnya. Beban ini menjadi faktor utama yang menyeret bottom line perseroan ke zona negatif yang lebih dalam.
Selain itu, beban keuangan tetap tinggi di level Rp2,13 triliun naik sebesar 12,7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,89 triliun, seiring dengan tekanan struktur pendanaan dan beban bunga atas utang yang masih besar.
Dari sisi neraca, tekanan terlihat pada penurunan ekuitas yang anjlok menjadi Rp4,30 triliun dari Rp12,38 triliun pada 2024. Di saat yang sama, total liabilitas masih berada di level tinggi sebesar Rp38,67 triliun, mencerminkan leverage yang kian berat. Dengan rincian liabilitas jangka pendek sebesar Rp19,44 triliun dan likuiditas jangka panjang sebesar Rp19,23 triliun.
































