Logo Bloomberg Technoz

Daftar Kerja Sama Energi RI-Korsel: Mineral Kritis hingga CCS

Azura Yumna Ramadani Purnama
01 April 2026 18:00

Sumur injeksi CO2 di fasilitas LNG dan CCS Gorgon, yang dioperasikan oleh Chevron Corp./Bloomberg-Lisa Maree Williams
Sumur injeksi CO2 di fasilitas LNG dan CCS Gorgon, yang dioperasikan oleh Chevron Corp./Bloomberg-Lisa Maree Williams

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Korea Selatan dan Indonesia, beberapa di antaranya merupakan kerja sama di sektor energi.

MoU sektor energi pertama yang diteken merupakan kerja sama dalam kemitraan mineral kritis. Selain itu, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani MoU terkait penguatan kerja sama di bidang energi bersih.

Selanjutnya, kedua negara juga meneken nota kesepahaman tentang kerja sama di bidang carbon capture storage (CCS) atau penangkapan dan penyimpanan karbon.


Terkait kerja sama di sektor energi bersih, MoU diteken langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan Kim Sungwhan.

Bahlil menyatakan MoU tersebut menjadi fondasi penting bagi kedua negara untuk mendorong transisi energi, khususnya dalam pemanfaatan energi bersih.