Tersedia juga fitur sensor sidik jari untuk Pro, akselerometer, giroskop, sensor cahaya ambien, sensor jarak, sensor hall, geomagnetik, dan infrared blaster. Terdapat juga dukungan Xiaomi Focus Pen Pro dengan sensitivitas tekanan tinggi, serta Focus Keyboard untuk pengalaman mengetik bak di PC.
Di pasar Indonesia sendiri, Xiaomi Pad 8 Pro dibanderol dengan harga mulai Rp9,5 juta untuk RAM 8 GB. Namun, apakah perangkat ini menjadi yang terbaik dan worth it untuk dibeli?
Pasalnya, Redmi Pad 2 pun sudah dirilis pada Juli 2025 lalu yang memperkuat dominasi Xiaomi di segmen mendang-mending atau value-for-money dengan harga mulai Rp1,9 saja. Tablet ini menawarkan layar 11 inci 2.5K, baterai 9000 mAh, chipset MediaTek Helio G100-Ultra, dan dukungan stylus, menjadikannya salah satu pilihan terbaik di kelas Rp2 jutaan.
Pada saat yang hampir bersamaan Apple Inc. punya jagoan baru, iPad Air dengan generasi chip M terbaru, M4, dengan CPU 8-core, GPU 9-core. Perangkat Apple dikenal dengan kinerja yang efisien dan perusahaan diklaim 30% lebih cepat jika dibanding iPad Air dengan M3, dan 2,3 kali lebih cepat dibanding model berbasis M1.
Sementara pada akhir kuartal di 2025, Apple juga merilis tablet iPad Pro high-end dengan chip M5. Menawarkan dua ukuran layar, 11 dan 13 inci. iPad Pro M5 diklaim menyempurnakan kinerja M4 sebelumnya, termasuk dalam hal efisiensi daya. Kinerja GPU M5 diklaim 3,5 kali lipat lebih baik dibandingkan M4.
Raksasa manufaktur asal Korea Selatan, Samsung juga merilis Galaxy Tab S11 Ultra. Membidik segmen yang premium, tablet yang mengusung One UI 8 berbasis Android 16 ini dibekali baterai berkapasitas 11.200 mAh. Samsung menetapkan tiga segmen harga yaitu Rp 14,9 juta untuk Galaxy Tab S11 WiFi Only (12GB/256GB). Kemudian Rp 16,49 juta versi Galaxy Tab S11 5G 12GB/256GB. Versi termahalnya Galaxy Tab S11 Ultra 5G 12GB/256GB dibanderol Rp 22.999.000.
(mef/wep)






























