Surplus Neraca Dagang RI Diramal Tembus US$1,4 M Februari 2026
Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 10:39

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom memproyeksikan surplus neraca perdagangan Indonesia akan mencapai US$1,49 miliar pada Februari 2026, naik dari surplus bulan sebelumnya sebesar US$950 juta.
Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) David Sumual mengungkapkan kenaikan surplus neraca dagang tersebut dipengaruhi oleh penurunan impor yang tajam dibandingkan ekspor.
Dia memproyeksikan ekspor dan impor pada Februari mengalami kontraksi dibandingkan Januari. Ekspor diperkirakan terkontraksi 0,5% secara bulanan (month to month/MtM); sementara impor terkontraksi lebih dalam sebesar 3,1% MtM.
"Ekspor dan impor sedikit lebih rendah dari Januari karena jumlah hari kerja di Februari yang lebih sedikit," kata David ketika dihubungi, Rabu (1/4/2026).
Sementara secara tahunan, ekspor diperkirakan naik sebesar 0,46% year on year (yoy). Di sisi lain, impor diperkirakan naik lebih tinggi sebesar 8,93% yoy.


























