Logo Bloomberg Technoz

Sederet Siasat Pemerintah Hemat Belanja APBN, Pangkas Triliunan

Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 09:11

Ilustrasi efisiensi anggaran belanja negara (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)
Ilustrasi efisiensi anggaran belanja negara (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan dalam menghadapi ketidakpastian global di tengah eskalasi di Timur Tengah. Mulai dari skema works from home (WFH), pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM), optimalisasi belanja kementerian atau lembaga (K/L) hingga penghematan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari sejumlah kebijakan tersebut, pemerintah bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara mencapai Rp263,4 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kebijakan WFH bisa menciptakan potensi penghematan langsung ke APBN sebesar Rp6,2 triliun, berupa efisiensi pada pagu kompensasi bahan bakar minyak (BBM).


"Sementara itu, total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi bisa dihemat mencapai Rp59 triliun," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026) malam. 

Kebijakan WFH berlaku baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun para pekerja swasta di Indonesia. Kebijakan ini akan mulai berlaku 1 April dan akan dilakukan evaluasi setelah 2 bulan pelaksanaan, dan pengaturan teknis ini akan dituangkan dalam surat edaran Menteri PANRB, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Ketenagakerjaan.