Logo Bloomberg Technoz

"Kalau di situ gabahnya di bawah Rp6.500 kalau jagungnya di bawah Rp6.500 Kopdes akan offtaker ambil alih," tutur dia. 

"Ini akan menampung hasil rakyat, kemudian akan menyuplai SPPG di tata kelolanya begitu kita buat aturannya."

Penyalur Bansos

Selain itu, kata dia, Kopdes juga akan berfungsi sebagai penyalur utama program bantuan sosial (bansos) pemerintah seperi program keluarga harapan (PKH) hingga bantuan pangan.

"Bansos itu semua melalui Kopdes, apakah bantuan desil satu, desil dua, bantuan pangan, itu melalui Kopdes semua nanti. Itu 18 juta enggak sedikit juga PKH dan lain-lain," kata dia.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan sebagian besar keuntungan, lebih tepatnya sebanyak 97% akan diserahkan sepenuhnya ke pemerintah desa.

Bagi Hasil

Sementara itu, sebanyak 82% dari keuntungan tersebut  akan digunakan dan diputar kepada masyarakat setempat lewat pemberian kupon yang dapat digunakan untuk membeli gas melon LPG 3kg, obat-obatan, hingga alat tulis. Arginas, dalam program ini, menjadi perusahaan pelat merah dalam pemantauan operasional, pengontrol hingga pengendalian denan koordinasi bersama pengurus desa setempat.

"97% keuntungan akan diserahkan kembali kepada desa selama dua tahun itu, dan selanjutnya, terus selama operasional. Mereka bisa membeli pulsa listrik juga, beras, atau kebutuhan sembako lainnya," kata Joao kepada wartawan.

 "Jadi keuntungan itu akan dibagi kepada warga desa itu sebanyak 82% dari total keuntungannya yang diberikan dalam bentuk kupon yang akan digunakan untuk dibeli di desa itu kembali."

Hingga saat ini, sebanyak 3.513 Kopdes telah selesai dan rampung dibangun 100%. Sementara itu, sebanyak sekeitar 33 ribu lainnya masih dalam proses, yang ditarget rampung 100% 1 atau 2 bulan ke depan.

Secara total, pemerintah menargetkan akan membangun sebanyak 82 ribu Kopdes, yang juga ditargetkan akan rampung sepanjang 2026 ini.

(ain)

No more pages