Logo Bloomberg Technoz

Ada 8 Prajurit TNI Jadi Korban Perang Israel-Lebanon, 3 Gugur

Dovana Hasiana
31 March 2026 09:45

Prajurit mengikuti defile pasukan saat gladi bersih HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Blommberg Technoz/Andrean Kristianto)
Prajurit mengikuti defile pasukan saat gladi bersih HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Jumat (3/10/2025). (Blommberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan membenarkan adanya prajurit TNI pada misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang menjadi korban perang Israel vs Lebanon. Pemerintah mengonfirmasi ada tambahan empat anggota Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga); dua personil meninggal dunia, dan dua personil lainnya luka berat.

"Insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku," kata Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kemhan, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait dikutip dari siaran pers, Selasa (31/03/2026).

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, dua anggota TNI yang gugur di Lebanon Selatan adalah Kapten Zulmi; dan Sersan Satu (Sertu) Ihwan. Dua anggota yang mengalami luka berat adalah Kapten Sulthan dan Prajurit Kepala (Praka) Deni.


Empat anggota Indonesian Task Force Bravo tersebut berada dalam kendaraan yang memimpin konvoi pengawalan Combat Support Service Unit Spanyol di Bani Hayyan, Lebanon Selatan, pukul 11 waktu setempat, Senin (30/03/2026).

Sebuah ledakan terjadi yang menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah dan para penumpang mengalami luka berat.