Hingga saat ini belum diketahui bagaimana proses penanganan terhadap jenazah anggota TNI yang gugur. Sedangkan dua anggota TNI yang kritis karena luka berat telah dibawa dengan Helicopter ke RS St Goerge di Beirut.
"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI terus melakukan koordinasi erat dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban," kata Rico.
"Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis juga telah dilaksanakan secara cepat sesuai prosedur operasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)."
Sebelumnya, pada Ahad lalu, empat anggota TNI juga menjadi korban saling serang Israel dan Lebanon. Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan meninggal dunia dalam serangan tersebut.
Praka Rico Pramudia dilaporkan mengalami luka berat dan telah dikirim ke St George, Beirut. Sedangkan Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan mendapat perawatan tim medis UNIFIL.
"Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan mendukung stabilitas kawasan melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB," ujar Rico.
(dov/frg)





























