Logo Bloomberg Technoz

Biar Merah IHSG Tetap Juara Asia

Muhammad Julian Fadli
30 March 2026 16:48

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Sempat hijau tipis, IHSG tidak mampu memerangi arus pelemahan di bursa saham Asia.

Pada Senin (30/3/2026), IHSG finis di posisi 7.091,67. Melemah tipis 0,08% dibanding penutupan hari sebelumnya.

IHSG bergabung dengan bursa saham Asia lainnya yang juga melemah. Indeks KOSDAQ (Korea), KOSPI (Korea), TOPIX (Jepang), NIKKEI 225 (Jepang), Sensex (India), Weighted Index (Taiwan), PSEI (Filipina), KLCI (Malaysia), Hang Seng (Hong Kong), Ho Chi Minh Stock (Vietnam), CSI 300 (China), dan Straits Times (Singapura), melemah masing–masing 3,02%, 2,97%, 2,94%, 2,79%, 2,18%, 1,8%, 1,73%, 1,45%, 0,81%, 0,61%, 0,24%, dan 0,08%.


Jadi biarpun IHSG merah, tetapi masih jadi yang terbaik di Asia.

Bursa Asia menyusul Wall Street yang 'kebakaran'. Dini hari tadi waktu Indonesia, indeks Nasdaq Composite ditutup amblas 2,15%. Kemudian indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 ambruk 1,73% dan 1,67%.