Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Berpeluang Naik di Tengah Upaya Damai AS-Iran

News
26 March 2026 06:48

Bursa saham Asia. (Bloomberg)
Bursa saham Asia. (Bloomberg)

Richard Henderson–Bloomberg News

Bloomberg, Saham-saham Asia diperkirakan akan bergerak naik pada Kamis 26 Maret 2026 merespons kenaikan saham dan obligasi AS, sementara para pelaku pasar mempertimbangkan kelayakan pembicaraan gencatan senjata antara AS dan Iran.

Indeks saham Jepang dan Australia naik, sementara situasi yang terjadi pada bursa Hong Kong sedikit turun. Wall Street relatif stabil setelah S&P 500 naik untuk kedua kalinya pada pekan ini, mencatatkan positif 0,5% pada Rabu, sementara Nasdaq 100 dengan dominasi saham-saham teknologi naik 0,7%. Saham China yang terdaftar di AS naik 1,9%.


Obligasi pemerintah AS sedikit naik pada Rabu, dengan yield obligasi AS bertenor 10 tahun turun 3 basis poin menjadi 4,33%. Harga minyak naik tipis pada Kamis setelah turun lebih dari 2% pada sesi sebelumnya, sementara emas dan dolar AS menguat.

Pergerakan tersebut mencerminkan optimisme namun hati-hati di pasar global seiring upaya AS untuk mengakhiri perang semakin intensif, mengesampingkan berita bahwa Iran menolak proposal gencatan senjata dan tetap melanjutkan serangan militernya.