Logo Bloomberg Technoz

Arus Balik, Transjakarta Tingkatkan Rute Terintegrasi hingga 50%

Mis Fransiska Dewi
24 March 2026 19:00

Penunpang menunggu bus Transjakarta di halte Ratu Plaza yang rusak akibat demo di Jln Sudirman, Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Penunpang menunggu bus Transjakarta di halte Ratu Plaza yang rusak akibat demo di Jln Sudirman, Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meningkatkan rute-rute terintegrasi dengan stasiun dan terminal hingga 20%–50% dibanding hari biasa. Hal ini dilakukan untuk menghadapi lonjakan mobilitas arus balik Lebaran 2026. 

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pelanggan dari titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota yang diprediksi mengalami puncak arus balik pada akhir Maret.

Ayu menyebut strategi ini merupakan penyesuaian dari pola operasional normal menjadi operasi berbasis demand Lebaran.


“Pada periode arus balik, pola pergerakan pelanggan berbeda dengan hari biasa. Karena itu, kami memperkuat layanan pada rute-rute yang terhubung langsung dengan stasiun dan terminal hingga 50% agar pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih cepat dan nyaman,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (24/3/2026). 

Berbeda dari operasional reguler, pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta menitikberatkan pada konektivitas antarmoda (first-last mile). Rute-rute yang terhubung langsung dengan simpul transportasi mengalami penambahan frekuensi layanan hingga 50%, perpanjangan jam operasional hingga pukul 23.59 WIB, dan penyesuaian pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta dan bus AKAP.