Logo Bloomberg Technoz

Namun di dalam negeri, Starmer menghadapi tekanan besar untuk segera meluncurkan paket bantuan biaya energi bagi warga Inggris. Tagihan listrik dan gas diperkirakan akan melonjak 20% saat skema batas harga berakhir pada akhir Juni mendatang.

Sejauh ini, pemerintah baru mengumumkan bantuan sebesar £53 juta (sekitar Rp1 triliun) bagi pengguna minyak pemanas. Sore ini, Starmer dijadwalkan menghadapi pertanyaan tajam dari Komite Penghubung Parlemen terkait bentuk dukungan nyata pemerintah bagi masyarakat yang terdampak.

Keseriusan Starmer memantau dampak ekonomi ini tidak lepas dari kondisi pasar keuangan yang mengkhawatirkan. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah tenor 10 tahun, yang menjadi tolok ukur biaya pinjam Inggris, menyentuh angka 5% untuk pertama kalinya sejak krisis finansial 2008. BOE menyatakan pihaknya "siap bertindak" melawan lonjakan inflasi. Para pelaku pasar kini berspekulasi bahwa BOE akan menaikkan suku bunga paling cepat pada April mendatang, setelah sebelumnya memutuskan untuk menahan suku bunga di level 3,75% pekan lalu.

Saran muncul dari Richard Walker, ketua jaringan supermarket Iceland Foods sekaligus penasihat biaya hidup pemerintah, yang mengusulkan agar Inggris mempertimbangkan pembatasan keuntungan perusahaan energi secara sementara. Hal ini menyusul harga bensin di Inggris yang mencapai level tertinggi sejak Agustus 2024, seiring harga minyak mentah Brent yang menembus US$112 per barel.

“Tidak perlu melakukan pembatasan bahan bakar,” kata Menteri Perumahan Inggris Steve Reed kepada Sky News pada Minggu. “Masyarakat tetap bisa membeli bahan bakar seperti biasa. Jika situasinya berubah, pemerintah akan menilai langkah yang diperlukan.”

Rapat Starmer juga berlangsung setelah Inggris semakin terlibat dalam konflik Iran. Iran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia pada Jumat, sementara Inggris memberikan izin kepada AS untuk menggunakan pangkalan militernya, termasuk Diego Garcia, untuk “operasi defensif guna melemahkan lokasi dan kemampuan rudal yang digunakan untuk menyerang kapal di Selat Hormuz.” Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengkritik langkah tersebut dan memperingatkan bahwa Teheran “akan menggunakan haknya untuk membela diri.”

Serangan ke Diego Garcia menunjukkan kemampuan senjata Iran yang melampaui perkiraan sebelumnya. Senjata dengan jangkauan hampir 4.000 kilometer berpotensi menempatkan kota-kota di Eropa seperti London dan Paris dalam risiko serangan.

Namun, Reed meremehkan kemungkinan tersebut.

“Tidak ada penilaian spesifik bahwa Iran menargetkan Inggris atau bahkan mampu melakukannya saat ini,” kata Reed kepada BBC pada Minggu. “Kami sepenuhnya mampu melindungi negara ini dan menjaga keamanan, baik di dalam negeri maupun terhadap aset dan warga kami di kawasan.”

(bbn)

No more pages