Logo Bloomberg Technoz

AS Galang Kekuatan PBB Demi Akhiri Blokade Iran di Selat Hormuz

News
06 May 2026 06:40

Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Magdalena Del Valle - Bloomberg News

Bloomberg, Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya tengah mendorong draf resolusi Dewan Keamanan PBB yang dapat membuka pintu bagi sanksi ekonomi hingga aksi militer, jika Iran tidak segera melonggarkan blokadenya di Selat Hormuz.

Draf resolusi ini menjadi upaya terbaru pemerintahan Trump untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran. Langkah ini juga dirancang untuk menggalang dukungan internasional guna membuka kembali jalur pelayaran vital tersebut, yang sebagian besar telah tertutup sejak AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada akhir Februari lalu. Salinan draf dokumen ini telah diperoleh oleh Bloomberg News.


Meskipun pasukan AS dan Israel telah melumpuhkan sebagian besar angkatan laut dan angkatan udara Iran selama perang, mereka tetap kesulitan memulihkan arus pelayaran di selat tersebut. Kendala utama datang dari serangan Iran terhadap kapal-kapal dagang, serta gangguan dari gerombolan kapal kecil yang menghalangi kelancaran lintas transit. Sejauh ini, AS masih gagal membujuk negara lain untuk bergabung dalam upaya tersebut meski telah berulang kali meminta bantuan.

Draf tersebut, yang kemungkinan besar masih akan berubah dalam beberapa hari ke depan, mendesak Iran untuk "segera menghentikan semua serangan dan ancaman terhadap kapal dagang serta komersial." Dokumen ini juga mengacu pada Pasal 7 Piagam PBB, yang memungkinkan penggunaan kekuatan militer, sanksi, dan tindakan tegas lainnya jika resolusi tersebut diabaikan.