Ekonomi Filipina Q1-2026 Lesu, Tertekan Lonjakan Inflasi
News
07 May 2026 10:30

Neil Jerome Morales dan Ditas B Lopez - Bloomberg News
Bloomberg, Pertumbuhan ekonomi Filipina secara mengejutkan melambat pada kuartal pertama tahun ini. Kondisi ini membuat Filipina tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan, sekaligus menjadi tantangan berat bagi para pengambil kebijakan yang tengah berjuang meredam inflasi dan menjaga stabilitas mata uang peso.
Otoritas Statistik Filipina pada Kamis (7/5/2026) melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) hanya tumbuh 2,8% pada periode Januari hingga Maret dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini lebih rendah dari perkiraan rata-rata sebesar 3,3% dalam survei Bloomberg News, serta berada di bawah capaian kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 3%.
Investasi merosot 3,3% pada kuartal ini, sementara produksi industri turun tipis 0,1%. Di sisi lain, konsumsi rumah tangga tumbuh 3% dibandingkan tahun lalu, sedangkan belanja pemerintah naik 4,8%.
Pasar saham Filipina terpantau belum memberikan reaksi instan terhadap data ini, di mana indeks masih diperdagangkan naik sekitar 2% mengikuti reli pasar saham regional.
































