Selat Hormuz memegang peranan vital dalam aliran minyak global, sehingga transit yang aman dan stabil menjadi prioritas utama bagi negara pengimpor energi. Jepang sendiri membeli hampir seluruh kebutuhan minyaknya dari luar negeri, di mana lebih dari 90% di antaranya berasal dari Timur Tengah.
Terkait sumber energi alternatif, Motegi menunjukkan pandangan negatif untuk membeli minyak dari Rusia—yang saat ini masih berada di bawah sanksi. Ia menilai bahwa impor melalui Selat Hormuz akan lebih bisa diterima oleh negara-negara Eropa dibandingkan beralih ke Rusia.
Di sisi lain, Motegi juga mengonfirmasi bahwa satu dari dua warga negara Jepang yang ditahan di Iran telah dibebaskan. Warga tersebut diperkirakan akan segera mendarat di Jepang dalam waktu dekat.
(bbn)
























