Salah satu warga, Deni Ramdani (35), datang bersama istri dan tiga anaknya. Ia mengaku telah mengantre sejak pukul 09.00 WIB.
Deni yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online mengatakan sengaja tidak bekerja hari ini demi bisa bertemu Presiden.
"Hari ini khusus untuk Pak Presiden, saya off bid karena mau ketemu," ujarnya.
Warga lainnya, Mardiah (43), mengaku datang karena penasaran dengan acara open house tersebut. Ia menyebut ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan serupa.
"Iya, pertama kali. Tahun lalu lihat orang-orang dapat hampers dari Pak Presiden," kata dia.
Banyak yang pingsan
Antusiasme masyarakat yang besar membuat beberapa orang terlihat lemas dan pingsan saat mengantre masuk ke dalam istana. Menurut pemantauan dan informasi di lapangan, sebanyak puluhan orang mengalami pingsan dan lemas.
Keseluruhan warga yang lemas dan pingsan sudah dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan.
Gerbang istana akhrinya dibuka untuk mengurai penumpukkan antrean di luar gerbang.
Update situasi terakhir Sabtu (21/3/2026) pukul 12.30 WIB.
(art)



























