Logo Bloomberg Technoz

“Fokus layanan kami arahkan pada kendaraan roda dua, mobil pribadi, dan bus agar proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik,” kata Windy lewat siaran pers, Sabtu (21/3/2026).

Windy menegaskan bahwa pengoperasian kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk, termasuk penjadwalan dan pola operasi, merupakan kewenangan regulator, yakni BPTD.

Sementara itu, ASDP bertugas memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, serta kelancaran layanan di area pelabuhan.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan BPTD dan seluruh stakeholder, serta melakukan penyesuaian operasional secara real time di sisi pelabuhan, termasuk pengaturan distribusi kendaraan, agar tidak terjadi penumpukan dan layanan tetap berjalan lancar,” tambah Windy.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menyampaikan bahwa percepatan layanan di lapangan terus dioptimalkan guna menjaga ritme operasional tetap stabil. 

“Kami memastikan proses bongkar muat kapal dapat dipercepat dari rata-rata 35 menit menjadi sekitar 20 menit, sehingga perputaran kapal lebih cepat dan kapasitas layanan meningkat,” jelasnya.

Menurut dia, kondisi di lapangan pasca pembukaan layanan terpantau padat namun tetap terkendali. Kendaraan diarahkan ke area parkir pelabuhan dan area manuver sebelum diberangkatkan secara bertahap menuju dermaga.

“Kendaraan kami arahkan ke area parkir pelabuhan dan area manuver di depan pelabuhan, kemudian diberangkatkan secara bertahap ke dermaga. Dengan pola ini, arus tetap mengalir dan tidak terjadi antrean panjang keluar kawasan pelabuhan,” ujar Arief.

Berdasarkan pemantauan pada Jumat (20/3/2026) pukul 16.00 WITA, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau ramai lancar meski volume meningkat. 

Optimalisasi buffer zone di Terminal Kargo Gilimanuk juga terus dilakukan untuk menjaga kepadatan tetap terkendali.

Selain itu, tidak terdapat antrean kendaraan di jalur utama menuju pelabuhan karena diterapkannya pemisahan jalur antara mobil dan kendaraan besar seperti bus serta truk logistik.

Data Posko Gilimanuk pada periode H-2 (19 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 05.00 WITA) mencatat sebanyak 22 trip kapal telah beroperasi. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 2.029 orang atau meningkat 142,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan juga tercatat pada seluruh kategori kendaraan, yakni sepeda motor sebanyak 278 unit, kendaraan ringan 194 unit, truk 18 unit, dan bus 26 unit. Total kendaraan yang diseberangkan mencapai 516 unit atau tumbuh 85,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-2, jumlah penumpang mencapai 459.640 orang atau naik 7,4 persen, sementara total kendaraan tercatat 146.963 unit atau meningkat 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dengan penguatan kapasitas armada dan pengaturan operasional yang adaptif, ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan andal, aman, dan tertib. 

Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus ditingkatkan guna menjaga kelancaran arus mudik maupun arus balik. Pengguna jasa juga diimbau untuk mengikuti arahan petugas serta memanfaatkan fasilitas buffer zone yang telah disiapkan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

(rtd/naw)

No more pages