Logo Bloomberg Technoz

“Skenario-skenario ini yang kemudian kita dari sisi instrumen, kami akan terus mengkalibrasi optimalitas antara kebijakan intervensi untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, kecukupan cadangan devisa, dan juga respon dengan mengenai suku bunga,” ucap Perry. 

Dia menjelaskan ketiga siasat tersebut dilakukan tergantung seberapa besar eskalasi  perang di Timur Tengah yang berdampak terhadap harga minyak dunia, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi global terhadap dolar AS.

Dalam kaitan itu, BI memiliki tiga skenario dalam menghadapi eskalasi Timur Tengah yakni terkait harga minyak global di level rendah, menengah, dan tinggi. 

Untuk diketahui, BI kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 16-17 Maret 2026.

(ell)

No more pages