Hitung-hitungan itu berasal dari rasio konversi berdasarkan nilai pasar saham masing-masing entitas. Menurut Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), nilai pasar saham MORA sebesar Rp10,22 triliun dan Eka Mas Republik sebesar Rp10,42 triliun.
Nilai pasar tersebut dibagi dengan jumlah saham beredar masing-masing entitas untuk memperolah nilai pasar saham per lembar. Belakangan didapatkan satu saham EMR setara dengan 7.703,807548 saham MORA.
Jumlah saham yang diterbitkan MORA kepada Eka Mas Republik sebesar 24,12 miliar saham, mewakili 50,5% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penggabungan.
Selepas merger, struktur permodalan dan susunan pemegang saham MORA bakal berganti signifikan dengan masuknya grup Sinar Mas.
Adapun, Sinarmas lewat PT Innovate Mas Utama bakal menjadi pengendali baru dengan memegang 48,36% saham MORA.
Pengendali sebelumnya PT Candrakarya Multikreasi akan memegang 17,81%. Sementara itu, PT Gema Lintas Benua memegang 14,93%. Kedua entitas yang disebut terakhir merupakan pemegang saham lama MORA.
Sementara itu, afiliasi Sinar Mas lainnya PT Innovate Mas Indonesia, PT DSST Mas Gemilang dan PT Buana Mas Sejahtera memegang masing-masing 1,16% saham, 0,96% saham dan 0,000016% saham.
Sisanya, sekitar 8 juta lembar saham atau 16,74% bakal diperdagangkan di tengah masyarakat.
Selepas masuknya Grup Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja masuk sebagai ultimate beneficial owner baru dari MORA, bersanding dengan Farida Bau.
Di sisi lain, rancangan merger itu juga mengatur ketentuan buyback bagi perusahaan yang tidak menyetujui penggabungan usaha. Buyback dilakukan oleh perusahaan yang menerima keputusan merger, dengan harga pelaksanaan Rrp432 per saham, sesuai dengan nilai pasar saham MORA menurut KJPP.
Jumlah nilai nominal seluruh saham yang dibeli kembali oleh perusahaan yang menerima merger tidak lebih dari 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam perusahaan yang menerima penggabungan.
Adapun, PT Innovate Mas Utama akan bertindak sebagai pembeli siaga atas kelebihan saham yang diminta untuk dibeli tersebut.
(naw)



























