Logo Bloomberg Technoz

China dan pasar utama Asia lainnya seperti India, Korea Selatan, dan Jepang termasuk yang paling bergantung pada minyak yang harus melewati Selat Hormuz, mengimpor pasokan melalui kontrak jangka panjang dari produsen seperti Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab.

Pengiriman ini biasanya memakan waktu sekitar 15 hingga 30 hari untuk tiba di pelabuhan-pelabuhan di Asia, sehingga sulit digantikan dari sumber-sumber yang lebih jauh di Amerika, Eropa, dan Afrika.

Cadangan minyak mentah China yang sangat besar telah memberikan bantalan bagi negara tersebut sejak awal perang dibandingkan dengan banyak negara lain. Meski belum mengumumkan pelepasan apa pun dari cadangan strategis tersebut, Beijing bergerak cepat menangguhkan ekspor solar dan bensin guna menghemat pasokan domestik.

Kilang-kilang minyak China kemungkinan akan memangkas tingkat produksi sebesar 1,5 juta barel per hari menjadi 13,5 juta barel per hari mulai minggu ini, menurut Mia Geng, analis di FGE. 

Konsultan industri tersebut memperkirakan skenario dasarnya ialah China mulai melepaskan 1 juta barel per hari dari persediaannya selama empat hingga enam minggu ke depan. Dia menambahkan bahwa beberapa kilang, terutama di China selatan, kemungkinan akan diizinkan untuk memanfaatkan stok komersial guna menghindari pengurangan produksi yang besar.

(bbn)

No more pages