Logo Bloomberg Technoz

Kondisi tersebut turut memicu kekhawatiran terhadap pelebaran defisit APBN Indonesia serta menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku pasar menjelang keputusan kebijakan suku bunga Bank Sentral pada pekan ini.

“Secara teknikal, IHSG masih bergerak dalam struktur tren bearish setelah menembus area support 7.200 dan membentuk lower low,” papar BRI Danareksa.

Dalam jangka pendek, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area psikologis 7.100 hingga 7.000. Selain itu, potensi peningkatan sikap wait and see dari investor juga diperkirakan terjadi menjelang periode libur panjang Idul Fitri, di tengah ketidakpastian sentimen global. 

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PSAB, INDY, dan BUKA.

Menyitir Phintraco Sekuritas, penguatan harga minyak mentah yang berlanjut menjadi sentimen negatif, di tengah konflik AS–Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir dalam waktu dekat, yang menimbulkan kekhawatiran akan potensi stagflasi.

Perkembangan perang di Timur Tengah dan dampaknya terhadap pasar energi masih akan mempengaruhi pergerakan indeks bursa global serta berperan terhadap serangkaian keputusan kebijakan moneter dari para Bank Sentral.

Dari domestik, investor sangat menantikan kebijakan apa yang akan ditempuh oleh pemerintah untuk menghadapi kenaikan harga minyak mentah. Presiden Prabowo menyatakan lebih cenderung akan melakukan penghematan dan efisiensi anggaran daripada memperlebar defisit APBN. 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tetap berkomitmen pada disiplin fiskal dan menilai Indonesia harus “hidup sesuai kemampuan.” menyitir wawancara eksklusif dengan Bloomberg News di kediamannya di perbukitan selatan Jakarta.

“Tapi saya berharap kita tidak perlu mengubahnya,” kata Prabowo kepada Bloomberg pada Sabtu dalam wawancara internasional besar pertamanya sejak menjabat.

“RDG BI diperkirakan mempertahankan BI rate di level 4,75% (pertemuan BI: 17 Maret 2026). Menjelang libur panjang, investor akan cenderung bersikap wait and see. Secara teknikal, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level psikologis 7.000,” papar Phintraco.

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PTBA, JPFA, CPIN, ULTJ, LSIP, dan ADMR.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Melemahnya Bursa Wall Street seiring kekhawatiran investor terhadap potensi lonjakan inflasi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, wacana akan dinaikannya batas defisit APBN dari batas maksimal 3% berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.000–6.865 dan resistance 7.275–7.410,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham ADMR, PTBA, INDY, AADI, ITMG, dan AKRA.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi perang yang masih tinggi, risiko kenaikan harga minyak seiring potensi serangan ke Pulau Kharg, melemahnya nilai tukar rupiah, masih derasnya outflow dana asing, dan melemahnya sebagai besar harga komoditas di hari ini.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AMRT, INDY, dan FILM.

(fad)

No more pages