Logo Bloomberg Technoz

Sebaliknya, jika mekanisme continuous trading seperti di papan reguler diterapkan pada saham-saham tersebut, likuiditas dinilai belum tentu cukup untuk menciptakan pertemuan harga yang memadai.

Meski demikian, OJK mengakui transparansi dalam proses pembentukan harga tetap menjadi perhatian. Karena itu regulator membuka kemungkinan penyempurnaan sistem, termasuk dengan menampilkan indikasi permintaan dan penawaran terbaik sebelum proses pencocokan transaksi dilakukan.

Sebelumnya Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan Full Call Auction (FCA) dan ditargetkan akan rampung pada kuartal II-2026. 

FCA merupakan mekanisme perdagangan khusus untuk saham di Papan Pemantauan Khusus, ketika beli atau jual tidak terjadi langsung (continuous), melainkan dikumpulkan atau lelang dan dipertemukan pada waktu tertentu berdasarkan harga tunggal. 

Pjs Direktur Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan evaluasi tersebut merupakan bagian dari peninjauan berkala atas seluruh kebijakan bursa, termasuk mekanisme dan kriteria saham yang masuk dalam papan pemantauan khusus.

“FCA akan di-review (kaji ulang). Karena sesuai dengan seluruh kebijakan bursa, kami melakukan review secara periodik. Kami melihat ada ruang untuk melakukan penyempurnaan atau perbaikan atas kebijakan tersebut,” ujar Jeffrey di Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/2/2026).

(ain)

No more pages