Daftar Rute Penerbangan RI Masih Terdampak Konflik Timur Tengah
Sultan Ibnu Affan
12 March 2026 03:40

Bloomberg Technoz, Tangerang - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mencatat masih terdapat sembilan rute penerbangan terdampak dari dua bandara utama yang mereka kelola, yakni Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Acmad Syahrir mengatakan gangguan tersebut terjadi pada penerbangan yang terhubung dengan kawasan Timur Tengah. Dari pemantauan operator bandara, terdapat enam rute yang terdampak dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiga rute dari Bandara Ngurah Rai.
“Di Soekarno-Hatta ada enam rute yang terdampak dengan total sekitar 26.000 penumpang dan 194 penerbangan. Sementara di Denpasar ada tiga rute dengan sekitar 20.000 penumpang dan 93 penerbangan,” ujarnya dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan data InJourney Airports per 28 Februari hingga 10 Maret 2026, sejumlah maskapai internasional dan nasional mengalami dampak operasional pada rute menuju Timur Tengah. Maskapai yang terdampak antara lain Etihad Airways, Emirates, Saudia, Qatar Airways, Oman Air, Garuda Indonesia, dan Lion Air.
Rincian penerbangan yang terdampak antara lain:
- Etihad Airways pada rute Jakarta–Abu Dhabi serta penerbangan dari dan menuju Bali, dengan total 67 penerbangan terdampak.
- Fly Emirates pada rute Jakarta dan Bali menuju Dubai dengan total 62 penerbangan terdampak.
- Saudi Airlines pada rute Jakarta–Jeddah dan Jakarta–Madinah dengan 40 penerbangan terdampak.
- Qatar Airways pada rute Jakarta dan Bali menuju Doha dengan total 99 penerbangan terdampak.
- Oman Air pada rute Jakarta–Muscat dengan enam penerbangan terdampak.
- Garuda Indonesia pada rute Jakarta menuju Doha dan Jeddah dengan 18 penerbangan terdampak.
- Lion Air pada rute Jakarta menuju Jeddah dengan 11 penerbangan terdampak.





























