Secara keseluruhan, kata Achmad, rute yang terdampak dari Bandara Soekarno-Hatta meliputi penerbangan menuju Abu Dhabi, Doha, Dubai, Jeddah, Muscat, dan Madinah. Rute dengan jumlah penumpang terdampak terbesar tercatat pada penerbangan menuju Doha dengan sekitar 8.934 penumpang.
Sementara itu di Bandara Ngurah Rai Bali, rute yang terdampak meliputi penerbangan menuju Abu Dhabi, Doha, dan Dubai. Rute menuju Dubai menjadi yang paling besar dampaknya dengan sekitar 8.296 penumpang.
Perseroan menyatakan terus memantau perkembangan situasi geopolitik dan berkoordinasi dengan maskapai serta otoritas penerbangan guna memastikan operasional bandara tetap berjalan aman dan layanan kepada penumpang tetap terjaga. Di sisi lain, operator bandara tersebut juga menyiapkan berbagai langkah operasional untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran.
Selama periode angkutan Lebaran, posko pelayanan telah dibuka pada 3–18 Maret 2026 dengan dukungan hampir 16.000 personel operasional dan layanan penumpang di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.
"Ini terdiri dari operation, supporting services, teknik dan lainnya, termasuk service pelayanan. Kurang lebih ini kesiapan kami," kata Achmad.
(ain)



























