Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Beri Sinyal Akan Ada Beda Tanggal Lebaran pada 2026

Dovana Hasiana
11 March 2026 18:50

Asal usul Lebaran
Asal usul Lebaran

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno memastikan sidang istbat Idulfitri 2026 akan digelar pada Kamis (19/03/2026). Pemerintah membuka potensi hasil penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah yang ditetapkan pemerintah akan berbeda dengan sejumlah kelompok lainnya. 

"Semoga sama, kalaupun beda tidak apa-apa. Jadi ya kita memang ya kita tidak harus sama, kita bisa berbeda. Namun yang penting adalah kita saling menghormati, saling menghargai jika memang terdapat perbedaan hasil sidang isbat di tanggal 1 Syawal," ujar Pratikno dalam konferensi pers, Rabu (11/03/2026).

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada Jumat (20/03/2026). Hal ini selaras dengan penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang sudah dimulai pada Rabu (18/03/2026). Keputusan ini sudah tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.


Sedangkan pemerintah berdasarkan pengamatan hilal baru menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah pada Kamis (19/03/2026). Penetapan 1 Syawal pun berpotensi beda satu hari dengan PP Muhammadiyah yaitu Sabtu (21/03/2026). Hal ini juga nampak pada penetapan kalender nasional yang sempat mencantumkan libur Idulfitri 1447 Hijriah pada 21-22 Maret mendatang.

Selanjutnya, Pratikno memastikan pemerintah tetap mengawal aspek peribadatan dalam Ramadan dan Idulfitri 2026. Selain sidang istbat, pemerintah juga mengawal pembayaran dan penyaluran zakat fitrah dan dana sosial keagamaan lainnya. Pemerintah menyarankan agar dana tersebut difokuskan ke masyarakat terdampak bencana.